Teori bersangkutan

Teori bersangkutan

Teori bersangkutan
  1. Teori bersangkutan
  2. Strategi Pamasaran dan Marketing Mix

Strategi adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh suatu perusahaan atau pengusaha untuk mencapai suatu tujuan (Sunarya & dkk, 2011). Sedangkan Pemasaran adalah suatu proses social yang merancang dan menawarkan sesuatu yang menjadi kebutuhan dan keinginan dari pelanggan dalam rangka memberikan kepuasan yang optimal kepada pelanggan (Arif, 2012). Dengan demikian, maka yang dsebut sebagai strategi pemasaran adalah serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan serta aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan untuk memperoleh hasil yang optimal (Hasan, 2010). Berkaitan dengan ini, strategi pemsaran sering dikaitkan dengan marketing mix (bauran pemsaran). Hal ini karena merancang strategi pemasaran yang kompetitif dimulai dengan melakukan analisis terhadap pesaing. Perusahaan membandingkan nilai dan kepuasan pelanggan dengan nilai yang diberikan oleh produk, harga, promosi dan distribusi (marketing mix)terhadap pesaing dekatnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Menurut Philip Kotler dan Amstrong (2012:52), terdapat komponen yang tercakup dalam kegiatan marketing mix ini yang terkenal dengan sebutan 4P yang terdiri dari Produk, Harga, Tempat, dan Promosi. Berikut ini merupakan pengertian dari masing –masing elemen bauran pemasaran di atas:

  • Produk (Product): merupakan kombinasi penawaran barang dan jasa perusahaan kepada pasar, yang mencakup antara lain : kualitas, rancangan, bentuk, merek, dan kemasan produk.
  • Harga (Price): adalah sejumlah harga yang harus dibayar untuk produk atau jasa tertentu.
  • Saluran Distribusi (Place): aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk membuat produk agar dapat diperoleh dan tersedia bagi pelanggan sasaran.
  • Promosi (Promotion): Aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan keunggulan produk dan membujuk pelanggan sasaran untuk membelinya
  1. Brand Artis

Brand Artis, merupakan istilah yang asih cukup baru. Hal ini karena artis biasanya hanya digunakan oleh perusahaan tertentu untuk membantu mereka mempromosikan produk yang dimiliki. Istilah ini dikenal dengan sebutan Celebrity Endorser. Endorser adalah pendukung iklan atau yang dikenal juga sebagai bintang iklan   untuk   mendukung suatu produk. Sedangkan selebriti adalah tokoh (aktor, penghibur atau atlet) yang dikenal karena prestasinya di dalam bidang-bidang yang berbeda dari produk yang  đidukungnya. Selebriti dipandang sebagai individu yang disenangi oleh masyarakat dan memiliki keunggulan atraktif yang membedakannya dari individu lain. Maka, celebrity endorser  adalah proses penggunaan artis sebagai bintang iklan di media-media, mulai dari media cetak, media sosial, maupun media telivisi (Shimp, 2003).

Sumber : http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPAUD/comment/view/516/1602/66105