TANTANGAN EKONOMI KREATIF DALAM BIDANG PARIWISATA

TANTANGAN EKONOMI KREATIF DALAM BIDANG PARIWISATA

Pengembangan ekonomi kreatif sebagai penggerak pariwisata walau terdengar sangat menjanjikan, namun tetap memiliki sejumlah tantangan yang merupakan dampak negatifnya.
Tantangan terbesar terkait dengan keberlanjutan industri kreatif itu sendiri untuk menggerakkan pariwisata. Trend wisata cenderung cepat berubah sehingga pengrajin dituntut untuk bisa menciptakan produk-produk kreatif dan inovatif. Di sisi lain, pengarajin juga tidak boleh terjebak pada selera pasar karena dapat menghilangkan orisinalitas dan keunikan produk.
Hasil indentifikasi sejumlah tantangan dengan dilakukannya pengembangan ekonomi kreatif sebagai penggerak pariwisata adalah :
1. Kualitas produk
Dengan bertumpu pada pengembangan pariwisata, maka produk ekonomi kreatif akan lebih berorientasi pada selera wisatawan dan diproduksi dalam jumlah yang cukup banyak sebagai souvenir. Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya keunikan ataupun nilai khas dari produk hasil ekonomi kreatif tersebut.
2. Konflik Sosial terkait dengan isu komersialisasi dan komodifikasi
Pengembangan ekonomi kreatif melalui pariwisata dapat mengkomersialisasikan ruang-ruang sosial dan kehidupan sosial untuk dipertontonan pada wisatawan sebagai atraksi wisata. Bila tidak dikelola dengan melibatkan komunitas lokal, hal ini dapat berkembang menjadi konflik sosial, karena di beberapa komunitas terdapat ruang-ruang sosial yang bersifat suci dan tidak untuk dipertontonkan pada wisatawan.
3.  Manajemen ekonomi kreatif

Ekonomi kreatif seringkali menyajikan produk-produk yang berbau isu politik ataupun isu sosial yang sangat sensitif (misalnya : rasialisme). Untuk mengatasi hal ini, dibutuhkan manajemen ekonomi kreatif yang baik, dengan salah satu fungsinya menentukan guideline ekonomi kreatif mana yang harus dikembangkan dan mana yang sebaiknya tidak dikembangkan.Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/facebook-coba-fitur-penjelas-sumber-informasi/