Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas

Rasio Likuiditas
Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan yang harus segera dipenuhi atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih (S. Munawir, 2010).

 a. Current Ratio

Current  Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki.

 Current Ratio = Aktiva Lancar / Hutang Lancar

                               = 352.880.309.210 / 58.646.329.121

                               = 6,017 = 601,7%

Analisis: Hasil perhitungan Current Ratio sebesar 601,7% yang berarti bahwa setiap Rp 1hutang lancar dijamin oleh aktiva lancar sebesar Rp 6,017.

b. Cash Ratio

Cash  ratio  menunjukkan  kemampuan  perusahaan  untuk membayar  hutang  jangka  pendek  dengan  kas  dan surat  berharga  yang dapat   segera  diuangkan.

Cash Ratio = Kas + Efek / Hutang Lancar

                        = 59.560.929.387 / 58.646.329.121

                        = 1,016 =101,6%

Analisis: Hasil perhitungan Cash ratio sebesar 101,6% yang berarti bahwasetiap Rp 1 hutang lancar dijamin oleh kas dan efek sebesar Rp 1,016.

 c. Quick Ratio (Acid Test Ratio)

Quick Ratio menunjukkan besarnya alat likuid yang paling cepat bisa digunakan untuk melunasi hutang lancar.

Quick Ratio = Kas + Efek + Piutang / Hutang Lancar

                         = 59.560.929.387 + 207.371.532.634 / 58.646.329.121

                         = 4,552 = 455,2%

Analisis: Hasil perhitungan Quick ratio sebesar 455,2% yang berarti bahwasetiap Rp 1 hutang lancar dijamin oleh quick assetssebesar Rp 4,552.

Sumber : https://busbagus.co.id/