Prodi Pendidikan Bahasa Korea Masuk SBMPTN

Prodi Pendidikan Bahasa Korea Masuk SBMPTN

Prodi Pendidikan Bahasa Korea Masuk SBMPTN

Prodi Pendidikan Bahasa Korea Masuk SBMPTN
Prodi Pendidikan Bahasa Korea Masuk SBMPTN

Program studi Pendidikan Bahasa Korea akan hadir pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (

SNMPTN) 2016 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Bahkan program studi yang baru diresmikan pada bulan Oktober tahun lalu itu akan menerima mahasiswa melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sebelumnya, Pendidikan Bahasa Korea tersebut hanya menerima mahasiswa melalui seleksi mandiri UPI saja.

Menurut Kepala Divisi Rektuitmen Mahasiswa Baru, Asep Supriatna menuturkan, Pendidikan Bahasa Korea UPI akan menampung kurang lebih 67 mahasiswa. ”Tahun sebelumnya bisa menampung kurang lebih 68 orang mahasiswa,” katanya kepada Bandung Ekspres di University Center UPI, Senin (18/1).

Sementara untuk daya tampung UPI pada tahun 2015 mencapai 7.280 mahasiswa. Jumlah tersebut

merupakan mahasiswa yang mendaftar ulang. Untuk jumlah pendaftar yang lolos seleksi di UPI sebenarnya mencapai 7.376 orang.

”Rata-rata pendaftar yang lolos tersebut biasanya lebih memilih sekolah pemerintahan lainya. Sehingga yang melakukan registrasi sekitar 7.280,” jelasnya.

Berdasarkan usulan setiap prodi UPI bisa menampung sekitar 7.503 mahasiwa baru.

Menurutnya berhubung kouta SNMPTN di tahun 2016 UPI hanya 40 persen, SBMPTN 30 persen dan seleksi mandiri 30 persen. Hal tersebut berdasarkan aturan dari kemenristek.

Di tahun-tahun sebelumnya, minat pelamar untuk jurusan Manajemen, Akutansi, Psikologi dan Bahasa Inggris yang masih tinggi. Sehingga di tahun sekarang, minat untuk jurusan-jurusan tersebut masih tetap sama. Di UPI sendiri terdapat beberapa jurusan yang memiliki minat pelamar masih rendah, diantaranya jurusan PKK dan paud di kampus serang. Serta untuk jurusan D3 seperti Keperawatan, surpei pemetaan dan geografis, Teknik elektro dan Teknik mesin masih tetap dibuka hanya pada jalur mandiri.

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/bisnis