Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Perserikatan Bangsa-bangsa merupakan salah satu organisasi internasional yang terbesar di dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945. PBB saat ini mempunyai anggota sebanyak 191 negara. PBB sebagai organisasi seluruh negara-negara di dunia, diharapkan mampu melakukan perannya yaitu untuk menciptakan perdamaian dan keamanan internasional.

 

  1. Sejarah singkat berdirinya PBB

Tahun 1915, Amerika Serikat berhasil menuangkan suatu konsep yang irumuskan oleh beberapa tokoh di Inggris mengenai pembentukan “liga”. Tujuannya untuk menghindarkan ancaman peperangan. Konferensi berpendapat bahwa melalui organisasi internasional dapat dijamin perdamaian internasional. Atas usul presiden Amerika Serikat, Wodrow Wilson pada tanggal 10 Januari 1920 dibentuk suatu organisasi internasional yang diberi nama Liga Bangsa-Bangsa (Leaque of Nations). Tujuan Liga Bangsa-bangsa ini adalah mempertahankan perdamaian internasional dan meningkatkan kerja sama internasional.

Akan tetapi, LBB tidak mampu menciptakan perdamaian dunia. Perang Dunia II meletus. Perang ini terjadi karena munculnya kekuasaan kaum Nazi di bawah pimpinan Hitler dari Jerman dan kaum fasis yang dipimpin Mussolini dari Italia. Pada saat Perang Dunia II berkecamuk, sangat dibutuhkan organisasi dunia untuk mengadakan kerja sama antarbangsa untuk mengatasi kerusuhan yang melanda dunia.

Presiden Amerika Serikat, Franklin Delano Roosevalt dan perdana menteri Inggris, Winston Churchill mengadakan pertemuan yang menghasilkan Piagam Atlantik (Atlantic Charter). Piagam ini kemudian ditandatangani oleh 50 negara. Piagam Atlantik mendasari berdirinya PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 24 Oktober 1945. Organisasi baru ini menggantikan peran LBB .

Indonesia masuk PBB pertama kali pada tanggal 28 September 1950 sebagai anggota ke-60. Pada 7 Januari 1965 Indonesia keluar dari keanggotaan PBB. Pada 28 September 1966, Indonesia masuk kembali menjadi anggota PBB

  1. Asas organisasi dan tujuan PBB

Dalam menjalankan roda organisasi, PBB menganut beberapa asas. Asas-asas tersebut yaitu:

1)      Berdasarkan persamaan kedaulatan dari semua anggotanya.

2)      Semua anggota harus memenuhi dengan ikhlas kewajiban-kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam piagam PBB.

3)      Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan-persengketaan internasional dengan

4)      jalan damai tanpa membahayakan perdamaian, keamanan, dan keadilan.

5)      Dalam hubungan internasional semua anggota harus menjauhi penggunaan ancaman atau kekerasan terhadap negara lain.

Asas tersebut mendasari pelaksanaan roda organisasi PBB guna mewujudkan tujuannya. Adapun tujuan PBB yaitu:

1)      memelihara perdamaian dan keamanan internasional,

2)      mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antarbangsa,

3)      menciptakan kerja sama dalam memecahkan masalah usaha internasional dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan hak asasi,

4)      menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan bersama cita-cita di atas.

 sumber : 

https://thesrirachacookbook.com/seva-mobil-bekas/