Penjelasan Lengkap Tentang Sholat Hari Raya

Penjelasan Lengkap Tentang Sholat Hari Raya

Penjelasan Lengkap Tentang Sholat Hari Raya

Penjelasan Lengkap Tentang Sholat Hari Raya
Penjelasan Lengkap Tentang Sholat Hari Raya

Pengertian Shalat Hari Raya

Sholat hari raya adalah sholat yang dilakukan dua kali setiap tahunnya yaitu idul fitri dan idul adha. Hukum sholat hari raya adalah sunah muakad yang bisa dilakukan secara berjamaah maupun sendiri-sendiri.

Penjelasan Lengkap Tentang Sholat Hari Raya

Sholat idul fitri dilakukan pada tanggal satu syawal sedangkan idul adha dilakukan pada tanggal 10 dzul hijjah. Waktu pelaksanaansholat hari raya dimulai sejak terbitnya matahari sampai tergelincirnya matahari.

Sholat hari raya boleh dilaksanakan di dalam masjid dan juga boleh dilaksanakan ditempat lapang.

Jumlah Raka’at

Jumlah rokaat sholat id ada dua. Pada rokaat pertama membaca takbir selain takbirotul ihrom sebanyak tujuh kali. Dan pada rokaat kedua takbir membaca takbir selain takbir qiyam sebanyak lima kali.

Tata Cara Shalatnya

Cara melaksanakannya pertama-tama niat dalam hati saat takbirotul ihrom. Dan disunahkan melafalkan niat sebelum melakukan takbirotul ihrom. Niat sholat idul fitri adalah “Usholi sunatan li’idil fitri rok’ataini lillahi ta’ala”. Sedangkan niat sholat idul adha adalah “Usholi sunatan li’idil adha rok’ataini lillahi ta’ala”.

Setalah membaca takbirotul ihrom, musholi membaca takbir sebanyak tujuh kali dengan mengangkat tangan seperti saat takbirotul ihrom. Dan diselah-selah takbir itu dianjurkan membaca Subhanalloh Walhamdulillah wala ilaha illalloh wallohu akbar.

Setelah menyelesaikan tujuh takbir musholi harus membaca fatihah. Namun sebelumnya disunahkan membaca doa iftitah dan membaca ta’awudz. Setelah membaca fatihah disunahkan membaca surat Qof atau Fasabbih atau al-kafirun.

Pada rokaat kedua setelah takbir qiyam membaca takbir sebanyak lima kali. setalh itu membaca fatihah seperti pada rokaat pertama. Selesai membaca fatihah disunahkan membaca surat Iqtaraobatis Sa’ah atau al-ikhlas.

Selesai mengerjakan sholat hari raya, khotib berdiri untuk memberi khutbah dua kali. Pada khutbah pertama khotib membaca takbir sebanyak sembilan kali. Dan pada khutbah kedua membaca takbir sebanyak delapan kali.

Saat hari raya disunahkan membaca takbir atau yang lebih dikenal dengan istilah takbiran. Pada hari raya idul fitri kesunahannya dimulai dari waktu maghrib dimalam idul fitri sedangkan pada idul adha dimulai sejak waktu subuh hari arofah atau tanggal sembilan dzul hijjah sampai hari tasyrik berahir.

Baca juga: