Pengertian Ilmu Ekonomi Perilaku (behavioral)

Pengertian Ilmu Ekonomi Perilaku (behavioral)

Pengertian Ilmu Ekonomi Perilaku (behavioral)

Pengertian Ilmu Ekonomi Perilaku (behavioral)
Pengertian Ilmu Ekonomi Perilaku (behavioral)

Ilmu ekonomi perilaku (behavioral) dan bidang yang terkait

Ilmu keuangan perilaku, mempelajari efek-efek dari psikologi (psikologi massa), sosial, kognitif, dan faktor-faktor emosional dalam keputusan-keputusan ekonomi dari individu dan institusi dan konsekuensinya pada harga pasar, tingkat pengembalian, dan alokasi sumber daya.

 

Ilmu ekonomi perilaku utamanya

Berhubungan dengan batasan-batasan dari rasionalitas dari agen-agen ekonomi. Model perilaku secara tipikal mengintegrasi pandangan dari psikologi, neuroscience, dan teori ekonomi mikro; model-model perilaku ini mencakup jangkauan dari konsep, metode, dan bidang. Ilmu ekonomi perilaku kadang-kadang didiskusikan sebagai suatu alternatif untuk ilmu ekonomi neoklasik.

 

Studi dari ilmu ekonomi perilaku termasuk

Kepada bagaimana keputusan pasar dibuat dan mekanisme yang menggerakkan pilihan publik. Penggunaan dari ilmu ekonomi perilaku di Amerika Serikat dalam karya-karya tulis pendidikan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir seperti yang ditunjukkan oleh penelitian terkini.

 

Ada tiga tema yang lazim dalam ilmu keuangan perilaku:

– heuristic : orang-orang seringkali membuat keputusan berdasarkan prinsip perkiraan dan bukan logika yang pasti.
– framing : koleksi anekdot dan stereotip yang menciptakan saringan mental emosional sebagai tempat bergantung individu-individu untuk memahami dan merespon terhadap suatu event.
– inefisiensi pasar : hal ini termasuk kesalahan harga dan pengambilan keputusan yang tidak rasional.
– kritik dari ilmu ekonomi perilaku secara tipikal mempermasalahkan rasionalitas dari agen ekonomi. Mereka beranggapan bahwa perilaku yang diobservasi secara eksperimental memiliki aplikasi terbatas terhadap situasi pasar, karena peluang pembelajaran dan kompetisi memastikan setidaknya perkiraan yang erat dari perilaku rasional. https://www.dosenpendidikan.com/contoh-teks-editorial/

– yang lainnya mencatat bahwa teori-teori kognitif, seperti misalnya teori prospek, adalah model dari pembuatan keputusan, bukan perilaku ekonomi yang general, dan hanya teraplikasi kepada masalah keputusan yang tersaji pada partisipan eksperimen atau responden survei.