Pengendalian Hama

Pengendalian Hama / Penyakit

Biasanya hama yang sering menyerang tanaman semangka (yang diserang daun) yaitu hama kumbang Caccinelid ( Sinharmonia Octamaculta ) atau bahasa daerahnya disebut Koronang, binatangnya kecil berwarna merah kekuningan, kadang bulat berbintik hitam.

Pengendalian dengan penyemprotan menggunakan Insektisida Sevin 85 S, Dursban, Bayrusil dengan dosis 2 CC/Liter air.

Penyakit yang menyerang tanaman semangka biasanya jenis cendawan antara lain :

ü –  Fusarium Wit    : Maneb 80%, Difolatan 80%, Dilsene M 74%

ü –  Anthracuose      : Propined 70%, Mancozeb 80%, Dithane M-45

ü –  Powdery Mildew : Karathane 37,4%; Benlate50%,Marestan 25%

G.  Panen

Tanaman semangka sudah dapat dipanen pada umur 60 – 70 hari setelah tanam.

Tanda-tanda buah sudah tua / masak sebagai berikut :

Ø Buah dipukul dengan tangan bunyinya berat

Ø Tangkai buah berubah coklat

Ø Kulit buah di bawah putih berubah menjadi kuning

Ø Saluran yang berada pada ketiak daun pada tangkai buah sudah mengering

BAB III

PENUTUP

A.  Kesimpulan

Semangka merupakan salah satu jenis buah yang digemari oleh masyarakat karena buah ini memliki cita rasa khas serta cara penyajiannya mudah. Sementara bagi petani, budidaya semangka memberikan keuntungan cukup besar karena produktivitasnya tinggi apalagi masa penanamannya juga singkat. Kemajuan teknologi semakin berkembang sehingga membuat kualitas dan daya adaptasi semangka terus meningkat. Disamping bentuk buah beragam, warna dan ukuran buah semangka juga semakin bervariasi. Selain itu, sekarang bahkan sudah banyak dibudidayakan varietas semangka non biji sehingga membuat buah ini semakin digemari masyarakat.

Sumber:

https://areaponsel.com/twitter-umumkan-percobaan-280-karakter/