Membuat Harddisk Eksternal

Membuat Harddisk Eksternal

Membuat Harddisk Eksternal

Membuat Harddisk Eksternal

Daripada dibuang, harddisk bekas dapat dimanfaatkan menjadi terminal multimedia canggih lengkap dengan remote-nya. Tidak hanya sebagai tempat untuk menyimpan data, harddisk tersebut juga dapat menjadi MP3 player dengan kapasitas raksasa.

Sudah saatnya harddisk komputer diganti dengan yang lebih besar kapasitasnya. Mengganti harddisk bukan pekerjaan sulit. Hanya saja mau di kemanakan harddisk yang lama? Dibuang sayang. Salah satu alternatif adalah menjadikannya slave harddisk.

Memasang slave harddisk dalam komputer sudah merupakan hal yang umum. Mengapa tidak memasang slave harddisk di luar komputer alias membuatnya menjadi harddisk eksternal. Caranya tidak kalah gampang dengan mengganti harddisk seperti yang Anda lakukan sebelumnya. Namun, manfaatnya jauh lebih baik dibandingkan mejadi slave biasa. Harddisk akan menjadi lebih mobile.

Tidak hanya dapat dipindah-pindahkan dengan mudah, tetapi juga dapat melintas antar-platform asalkan menggunakan housing yang tepat. Umumnya harddisk eksternal menggunakan system file FAT, atau FAT32. System file ini dapat digunakan untuk Windows mapun Mac.

Housing harddisk tidak mahal jika dibandingkan Anda membeli sebuah harddisk eksternal khusus. Belum lagi keuntungan garansi yang lebih panjang. Anda pun dapat bebas memilih housing yang dilengkapi berbagai fitur menarik, seperti card reader sampai firmware multimedia.

Dari Harddisk Bekas Sampai Baru

Membuat harddisk eksternal memang bisa dilakukan dari harddisk bekas, tapi juga bisa dilakukan dengan harddisk baru. Kini banyak user yang “merakit” harddisk eksternal dari harddisk baru, ketimbang membeli. Hal ini nemang benar karena harga harddisk eksternal

yang built-in jauh lebih mahal. Seperti halnya PC built-in dengan PC rakitan. Harga keduanya jauh berbeda. Perakit juga akan memiliki kebebasan tersendiri dalam memilih organ dalam serta casing yang diinginkan.

Kebebasan ini berlaku juga untuk harddisk eksternal rakitan sendiri. Selain pilihan yang lebih luas, dari segi garansi dapat menguntungkan. Khususnya pada harddisk. Jika Anda membeli harddisk batangan Anda dapat memperoleh garansi lebih dari setahun. Sedangkan, bila membeli harddisk eksternal built-in garansi yang diberikan umumnya hanya setahun.

Bagaimana memilih harddisk untuk harddisk eksternal yang akan Anda rakit? Sama halnya dengan harddisk internal. Anda tentu akan mempertimbangkan tiga hal utama, yaitu kapasitas, kecepatan, dan cachememory.

Ukuran yang Pertama

Namun sebelum ketiga hal tadi, satu yang harus menjadi pertimbangan utama adalah ukuran. Pemilihan ukuran pada harddisk akan mempengaruhi ketiga hal tadi. Karena pada ukuran tertentu kapasitas, kecepatan, dan cache memory menjadi sangat terbatas. Ukuran yang bagaimana yang pas untuk Anda? Tergantung pada bagaimana Anda akan menggunakan harddisk Anda.

Jika harddisk hanya akan digunakan seputar kantor, sebaiknya menggunakan harddisk dengan ukuran 3,5 inci. Ini adalah harddisk yang biasa digunakan dalam PC. Jika ingin lebih leluasa lagi memindahkan data dari komputer kantor ke rumah, Anda dapat membeli harddisk 2,5 inci atau yang dikenal juga harddisk notebook.

Jika membutuhkan mobilitas yang lebih tinggi lagi, maka pilihannya adalah harddisk seukuran 1,8 inci atau 1 inci. Sebenarnya saat ini juga sudah ada harddisk seukuran 0,85 inci. Hanya saja masih sulit ditemukan apalagi di Indonesia.


Baca Juga :