Masalah Utama Kompor

Masalah Utama Kompor

Masalah Utama Kompor

Masalah Utama Kompor
Masalah Utama Kompor

Pada bulan juli 1987, Divisi Produk Chrome mengusulkan untuk menaikkan harga kompor tersebut sebesar 90 sen; 80 sen mencerminkan biaya tambahan atas operasi tambahan dan 10 sen merupakan markup laba atas tambahan biaya tersebut. Sebelum usulan tersebut diajukan, harga produk tersebut sekarang adalah $10 per unit.
Divisi kompor elektrik sangat keberatan dengan usulan kenaikan harga tersebut dan setelah tiga minggu berdebat, diputuskan untuk membawa pertikaian tersebut kepada staf keuangan untuk mencari jalan tengah.
Masalah Pengendalian Thermostatis
Pada bulan juli 1987, Divisi kulkas menginformasikan kepada Monson Controls Corporation bahwa sejak 1 januari 1988, divisi tersebut akan membeli seluruh unit pengendali suhunya dari Divisi Motor Elektrik. Divisi Kulkas membuat perubahan ini karena permintaan Divisi Motor Elektrik, yang dikatakan sebagai, “yang terbaik untuk kepentingan perusahaan”.
Pada tahun 1984, permintaan atas unit pengendali suhu sangat tinggi dalam hubungannya dengan kapasitas produksi industri tersebut. Antara tahun 1985 sampai 1987, beberapa perusahaan alat rumah tangga, termasuk General Appliance Corporation, membangun atau memperluas fasilitas mereka untuk memproduksi unit ini. Sehingga pada pertengahan tahun 1987, kapasitas produksi dari perusahaan-perusahaan independen tersebut jauh melebihi permintaannya. Salah satu akibatnya adalah menurunnya tingkat harga.
Sebagai akibat dari penurunan harga tersebut, yang juga dialami oleh Divisi Motor Elektrik, laba yang dihasilkan oleh produk ini menurun drastis, dari laba sebelum pajak sebesar 15% dari nilai investasi pada tahun 1984 menjadi mendekati nol pada tahun 1987.
Pada Oktober 1987, Divisi Motor Elektrik dan Divisi Kulkas melakukan negosiasi untuk harga tahun 1988. Divisi Kulkas mengusulkan harga $2,15, yaitu harga yang dibayarkan kepada Monson Controls Corporation. Meskipun demikian, Divisi Motor Elektrik tetap menolak untuk menurunkan harganya dibawah $2,40 kepada pihak manapun. Setelah beberapa minggu bernegosiasi, pertikaian tersebut akhirnya diserahkan kepada staf keuangan untuk penyelesaian.
Masalah Transmisi
Pada bulan maret 1985, Thorndike Machining Corporation diberitahu bahwa mulai 1 januari 1987, General Appliance Corporation tidak lagi memesan transmisinya, yang berarti tidak memperpanjang kontrak perjanjian yang sekarang.
Pada bulan April 1985, presiden dari Thorndike Machining Corporation menulis surat kepada presiden dari General Appliance Corporation untuk meminta agar keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak perjanjian dapat ditinjau kembali. Ia memberikan daftar usulan penurunan harga yang akan diberikan jika perpanjangan kontrak dilakukan. Ia menyatakan bahwa penurunan tersebut dimungkinkan karena (a) Thorndike masih lebih untung jika ia menurunkan harga daripada menelantarkan mesin-mesin yang ada, yang tadinya digunakan untuk memproduksi transmisi; dan (b) Thorndike mengharapkan adanya kenaikan produktivitas.
Lebih jauh lagi surat itu menyatakan bahwa perusahaan tersebut telah mengembangkan suatu transmisi berbiaya rendah yang cocok untuk mesin cuci ekonomis. Transmisi tersebut berbiaya $2 lebih rendah dari pada model yang sekarang dan mulai dapat diproduksi pada tanggal 1 januari 1988. Manajer umum dari Divisi Mesin Cuci tertarik untuk menambahkan mesin cuci otomatis berbiaya rendah kedalam usulan tersebut, dan kemungkinan transmisi seharga $10 yang ditawarkan kepadanya.
Pada akhir tahun 1985, Divisi Gear and Transmission memulai negosiasi dengan Divisi mesin cuci mengenai harga transmisi yang baru, mengusulkan harga $12 ditambah beberapa penyesuaian kecil terhadap perubahan biaya yang terjadi sejak tahun sebelumnya. Divisi Mesin Cuci menolak untuk menerima harga yang diusulkan dan tetap bertahan pada harga $11,21.
Divisi Gear and Transmission menolaknya, bahkan menolak untuk mempertimbangkan usulan proyek tersebut. Dan setelah perdebatan sengit selama beberapa hari, kedua divisi tersebut setuju untuk menyerahkan permasalahan ini kepada staf keuangan untuk mencari jalan tengahnya.

Sumber : https://newsinfilm.com/seva-mobil-bekas/