Macam-Macam Istihsan

Macam-Macam Istihsan

Istihsan terbagi kepada dua bagian, yaitu:

  1. Mengutamakan qiyas khafi (yang samar-samar) dari pada qiyas jalli (yang jelas) berdasarkan dalil. Contohnya ialah:

1)      Dalam qiyas jalli, Wakaf diqiyaskan kepada jual beli, lantaran keduanya sama-sama melepaskan hak milik dari pihak pemilik. Dalam jual beli mesti jelas terinci tertulis jenis-jenisnya. Karena wakaf itu diqiyaskan kepada jual beli, maka dalam wakaf pun harus jelas terinci. Dalam qiyas khafi , Wakaf diqiyaskan kepada sewa-menyewa, karena pada keduanya dimaksudkan pengambilan manfaat. Dalam hal ini tidak mesti terinci. Karena wakaf diqiyaskan kepada sewa-menyewa, maka dalam hal ini tidak perlu untuk terinci. Adapun segi Istihsannya adalah mengutamakan qiyas khafi . dengan demikian, apabila seseorang yang berwakaf telah mewakafkan sebidang tanaha pertanian, maka termasuk di dalamnya; hak perairan, air minum, dan lain-lain sekalipun tidak disebutkan dalam perjanjian. Karena yang dimaksud dengan wakaf adalah pemanfaatan barang yang diwakafkan kepada pihak yang menerima wakaf. Dengan kata lain masalah pengairan, air minum dan hak melewati, menyewakan tanah lumpur dengan tidak disebutkan semua itu, berarti tanah lumpur itu pun termasuk wakaf, walaupun tidak disebut.

sumber :