Kelebihan dan Tantngan Dakwah di Afrika

Kelebihan dan Tantngan Dakwah di Afrika

Kelebihan dan Tantngan Dakwah di Afrika

 

Kelebihan dan Tantngan Dakwah di Afrika
Kelebihan dan Tantngan Dakwah di Afrika

1. Kelebihan Dakwah di Afrika

a. Politik

Dalam bidang politik tersebut, di Afrika banyk juga tokoh muslim yang menduduki jabatan tetinggi di negaranya. Sebut saja seperti Muammar Khadafi, yakni beliau sebagai pemimpin muslim konteporer Libya banyak berubah setelah Muammar Khadafi menguasai politik libya. Dimana sistem monarik di gati menjadi anakronisme politik.
Revolusi Khadfi dianggap sebagai salah satu conyoh paling awal dalam pembaharuan politik Islam, sejak Libya merdeka pada tahun 1960 selain dari Khadafi juga ada. Pemimpin negara Ghabon serta negara lainnya di Afrika , sehingga hal tersebut smakin memudahkan penyebaran ajaran Islam di benua Afrika.
Keputusan paling awal rezim ini menyangkut masalah referensi nasionalis dan isam, serta aturan aturan subtansi. Diantaranya diberlakukan kembali hukum pidana atas Al qur’an serta pelanggaran alkohol dan klub malam mengindikasikan pengakuan terbuka terhadap islam sebagai kekuatan pembimbing dalam kekuatan politik negara.

b.Ekonomi

Afrika selatan adalah sebuah negara maju dengan [enduduk yang berpendapatan sederhana. Negara ini kaya dengan bahan bahan tambang, terutama yang bernilai tinggi sperti, emas, platinum dan berlian. Ia juga mempunyai sistem keuangan, perundangan, telkomunisasi, energi infrastruktur yang maju dan moderen. Dengan kekayaan yang di miliki Afrika tersebut, semakin membuat hubungan antara Afrika dengan negara negara islam di luar benua Afrika lebih dekat untuk mejalankan dakwah di Afrika tersebut.

2. Tantangan Dakwah di Afrika

Didalam melakukan dakwah islam tentunya akan banyak mengalami tantangan dan hambatan yang akan di hadapi. Bgitu pula dengan dakwah yang dilakukan oleh para juru dakwah yang ada di benua Afrika.
Berbagai negara di Afrika pun menyampaikan kndisi dan tantanga dakwah yang mereka hadapi di benua itu. Negara negara di Afrika umumnya menghadpi tantangan dalam pengembangan pendidikan Islam dan membutuhkan bantuan kemanusiaan. Para misionaris islam ketika memasuki benua Afrika menemukan fakta yang menejutkan yaitu sedemikian luasnya Islam di benua ini.

Penyebaran Islam di Afrika tidak dilakukan secara sistematis oleh kaum muslimin dan para muballiqh Islam. Politik kolonialisme dan penjajahan terhadap berbagai wilayah Afrika oleh Belgia, Portugis, Prancis, dan Inggris dalam waktu yang sangat lama memberikan kesempatan yang luas bagi para misionaris untuk menyebarkan ajaran Kristen di benua ini.[7]
Di Afrika terdapat banyak tantangan dakwah, yakni banyak misionaris dibawah yayasan Kristen, yang setiap tahun membagi bagi ratusan ribu Injil, buku buku, dan majalah secarah gratis untuk menyebarkan pemikiran Kristendi tengah pemuda dan remaja dan berbagai lapisan msyarakat lainya. Yayasan Emier merupakan salah satu contoh dari yayasan misionaris yang bertujuan untuk memuul Islam. Yayasan ini memiliki 13 penerbitan dan salah satu aktivitasnya adalah menerbitkan buku dengan gambar gambar yang menarik bagi anak anak. Dan juga yayasan ini melakukan mata mata dan melakukan campur tangan dalam urusan pemerintah.

Akan tetapi, meskipun telah dilakukan upaya yang sangat luas oleh para misionaris Kristen serta telah digunakannya fasilitas dan keuangan yang sangat banyak dala proram misionaris itu,kenyataan menujikkan bahwah kelompok kelompok penyebaran agama Kristen tidak mampu mencapai tujuan tujuan mereka.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/khutbah-hari-raya-idul-fitri-menjaga-hati-tiga-pesan-ramadhan/