Faidah Hadis

Faidah Hadis

Faidah Hadis

Faidah Hadis

Dari hadis diatas rasulullah Ṣalla Allah ‘Alaihy wa Sallam mengajarkan kepada umatnya, agar  menuntut ilmu, terutama sekali adalah ilmu agama kepada orang yang menguasai ilmu tersebut, dan dalam hal ini yang disebut ulama, sebab ada hadis lain yang mengatakan bahwa rasulullah itu wafat beliau seolah- olah beliau berkata kepada para ulama, hai para ulama, aku meninggalkan kalian semua, aku tidak tinggalkan emas, berlian, kepada kalian semua tapi aku tinggalkan ilmu kepada kalian, kalian lah pewarisku, maka orang yang telah mengambilnya berarti ia telah mengambil keuntungan yang banyak. Karena allah akan mencabut ilmu dengan mewafatkan ulama, sehingga makin banyak ulama wafat maka ilmu semakin banyak ditarik,sehinggga kalau bukan generasi muda kita yang akan bangkit mempelajari ilmu itu, maka akan celakanya umat nantinya akibatnya umat akan mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh, yang akan memberikan fatwa  menyesatkan.

Begitu Pentingnya Ilmu bagi diri sendiri dan orang lain, dan bagi perubahan dan perkembangan masyarakat. Tanpa ilmu kita juga tidak akan mengetahui hukum-hukum syariat yang wajib dilakukan oleh orang mukallaf tentang urusan Agama yang meliputi Ibadah, Mualamalah, Ilmu tentang Allah dan sifat-sifatnya baik yang wajib maupun yang mustahil baginya. Dari hadits dan ayat diatas dapat disimpulkan bahwa menuntut itu wajib bagi setiap muslim, dan manfaatnya begitu banyak baik bagi diri sendiri ataupun bagi orang lain, lebih banyak lagi bagi perubahan dan perkembangan dalam suatu masyarakat. Dan Allah pun akan meninggikan derajat yang tinggi di dunia maupun di akhirat nanti bagi bagi orang yang berilmudan mengamalkan serta mengajarnya kepada orang lain yang belum mengetahui. Orang yang mengamalkan ilmu terus menerus maka Allah juga akan menambah derajatnya di dunia dan akhirat. Ilmu sebagai suatu pengetahuan yang diperoleh melalui cara-cara tertentu. Dengan adanya proses belajar mengajar ini menimbulkan perkembangan dan sebagai tenaga pendorong perubahan masyarakat. Oleh karena itu peran ilmu dalam kehidupan sangat utama. Orang yang keluar dan berniat mencari ilmu, maka malaikat akan meltakkan sayap-sayapnya sebagai rasa senang atas apa yang dilakukan orang tersebut, dan semua apa-apa yang dilangit dan dibumi pun juga akan mendo’akannya, ikan di air pun ikut mendo’akan.

III.   Kesimpulan

Orang yang mempunyai ilmu agama yang mengamalkannya dan mengajarkannya orang lain seperti tanah tanah subur yang menyerap air sehingga dapat memberikan manfaat bagi dirinya dan memberi manfaaat bagi orang lain, dan Allah juga akan memudahkan bagi orang-orang yang selama hidupnya hanya untuk mencari, dipermudahkan baginya jalan menuju kesurga.

keutamaan ilmu telah diibaratkan dengan keutamaan atau kelebihan Nabi yang diberikan Allah kepadanya.

Allah tidak pernah memerintahkan kepada Nabi-Nya untuk mencari sesuatu kecuali menuntut ilmu syari’at, yang berfungsi untuk menjelaskan apa-apa yang wajib bagi seorang mukallaf.

Begitu Pentingnya Ilmu bagi diri sendiri dan orang lain, dan bagi perubahan dan perkembangan masyarakat. Tanpa ilmu kita juga tidak akan mengetahui hukum-hukum syariat yang wajib dilakukan oleh orang mukallaf tentang urusan Agama yang meliputi Ibadah, Mualamalah, Ilmu tentang Allah dan sifat-sifatnya baik yang wajib maupun yang mustahil baginya.


Sumber: https://promo-honda.id/huawei-hilangkan-jack-3-5mm-earphone-di-mate-10-pro/