DEMOKRASI INDONESIA, MASA LAMPAU, SEKARANG, DAN MASA MENDATANG

DEMOKRASI INDONESIA, MASA LAMPAU, SEKARANG, DAN MASA MENDATANG

DEMOKRASI INDONESIA, MASA LAMPAU, SEKARANG, DAN MASA MENDATANG

DEMOKRASI INDONESIA, MASA LAMPAU, SEKARANG, DAN MASA MENDATANG
DEMOKRASI INDONESIA, MASA LAMPAU, SEKARANG, DAN MASA MENDATANG

Demokrasi di Indonesia mempunyai persyaratan Khusus yaitu di lepaskanya semacam “bias” dan ethnosentrisme. Ethnosenrtisme membuat kita tidak meampu menata diri kita dengan objktif dan membuat segala yang kita miliki sekarang ini adalah yang terbaik, yang terjadi di tempat lain adalah sebagai berikut.

Demokrasi normatif dan demokrasi empirik

Ø  Demokrasi normatif adalah sesuatau ang secara idiil hendak dilakukan atau diselenggarakan oleh sebuah negara, misal: pemerintahan darirakyat dan untuk rakyat.

Ø  Demokrasi empirik (G. Bingtom Powell) memersyaratkan beberapa kriteria untu melihat apakah demokrasi betul-betul terwujud dalam suatu negara, kriteria tersebut :

  1. a)Legitimasi dari sisa pemerintah pada klaim untuk mewakili keinginan warganya. Artinya, klaim pemerintah untuk ketaatan kepada hukum-hukumnya didasarkan pada pernyataan goverments untuk melakukan itu untuk melakukan.
  2. b)Pengaturan ini diselenggarakan ini mengatur tawar-menawar ini legitimacu adalah pemilihan politik yang kompetitif. Pemimpin yang electied di intervalas biasa, pemilih setidaknya dua partai politik yang memiliki perubahan memenangkan diperlukan untuk membuat pilihan tersebut bermakna.
  3. c)Kebanyakan aduls dapat berpartisipasi dalam proses pemilu, baik sebagai volters dan sebagai kandidat untuk jabatan politik penting
  4. d)penilaian Warga yang rahasia dan dipaksa
  5. e)Warga dan para pemimpin menikmati kebebasan dasar berpendeapat,.

Sejumlah prasarat untuk mengamati apakah sebuah political order merupakan sistem yang demokratis atau tidak yaitu:

  • Akuntabilitas
  • Rotasi kekuasaan
  • Rekruitmen politik yang terbuka
  • Pemilihan umum
  • Menikmati hak-hak dasar

Dalam demokrasi yg sebenarnya berkuasa adalah rakyat atau demos, populus. Oleh karena itu selalu ditekankan peranan demos yg menyatanya dlm proses politik yg berjalan. Paling tidak dlm 2 tahap:

Ø  Agenda setting, tahap u/ memilih masalah apa yg hendak di bahas dan diputuskan

Ø  Deciding of outcome, tahap pengambilan keputusan

Robert dahl Mengajukan 7 indikator dari demokrasi secara empirik:

  1. a)Kontrol atas keputusan pemerintah tentang secara konstitusional diberikan pada afficials dipilih
  2. b)Pejabat terpilih dipilih dan damai dihapus dalam relativitas sering, pemilihan yang adil dan bebas dalam pemaksaan whice dalam cukup terbatas
  3. c)Hampir semua orang dewasa memiliki hak untuk memilih dalam pemilu
  4. d)Kebanyakan orang dewasa memiliki hak untuk menjalankan untuk kantor publik untuk candidaties whice dijalankan dalam pemilu
  5. e)warga negara memiliki hak efektif enforcced menuju kebebasan expanssions, terutama ekspresi politik, termasuk criticiism resmi, tindakan pemerintah, ideologi preveling sistem politik, ekonomi, dan sosial, dan dominan
  6. f)Mereka juga memiliki akses pada alternatif sumber informasi yang tidak memonopoli oleh pemerintah atau kelompok tunggal lainnya
  7. g)Finall memiliki hak unforced yang efektif untuk membentuk dan bergabung associons autonomos, incliding asosiasi politik, seperti partai politik dan kelompok interesy, yang berusaha untuk mempengaruhi pemerintah dengan bersaing dalam pemilihan umum dan dengan cara peacefeul lainnyaDemokrasi di Indonesia mempunyai persyaratan Khusus yaitu di lepaskanya semacam “bias” dan ethnosentrisme. Ethnosenrtisme membuat kita tidak meampu menata diri kita dengan objktif dan membuat segala yang kita miliki sekarang ini adalah yang terbaik, yang terjadi di tempat lain adalah sebagai berikut.

Demokrasi normatif dan demokrasi empirik

Ø  Demokrasi empirik (G. Bingtom Powell) memersyaratkan beberapa kriteria untu melihat apakah demokrasi betul-betul terwujud dalam suatu negara, kriteria tersebut :Ø  Demokrasi normatif adalah sesuatau ang secara idiil hendak dilakukan atau diselenggarakan oleh sebuah negara, misal: pemerintahan darirakyat dan untuk rakyat.

  1. a)Legitimasi dari sisa pemerintah pada klaim untuk mewakili keinginan warganya. Artinya, klaim pemerintah untuk ketaatan kepada hukum-hukumnya didasarkan pada pernyataan goverments untuk melakukan itu untuk melakukan.
  2. b)Pengaturan ini diselenggarakan ini mengatur tawar-menawar ini legitimacu adalah pemilihan politik yang kompetitif. Pemimpin yang electied di intervalas biasa, pemilih setidaknya dua partai politik yang memiliki perubahan memenangkan diperlukan untuk membuat pilihan tersebut bermakna.
  3. c)Kebanyakan aduls dapat berpartisipasi dalam proses pemilu, baik sebagai volters dan sebagai kandidat untuk jabatan politik penting
  4. d)penilaian Warga yang rahasia dan dipaksa
  5. e)Warga dan para pemimpin menikmati kebebasan dasar berpendeapat,.

Sejumlah prasarat untuk mengamati apakah sebuah political order merupakan sistem yang demokratis atau tidak yaitu:

  • Akuntabilitas
  • Rotasi kekuasaan
  • Rekruitmen politik yang terbuka
  • Pemilihan umum
  • Menikmati hak-hak dasar

Dalam demokrasi yg sebenarnya berkuasa adalah rakyat atau demos, populus. Oleh karena itu selalu ditekankan peranan demos yg menyatanya dlm proses politik yg berjalan. Paling tidak dlm 2 tahap:

Ø  Agenda setting, tahap u/ memilih masalah apa yg hendak di bahas dan diputuskan

Ø  Deciding of outcome, tahap pengambilan keputusan

Sumber: https://sel.co.id/