butir butir pancasila

BUTIR-BUTIR PEDOMAN PENGHAYATAN DAN PENGAMALAN PANCASILA

AgamaPendidikanUmum

BUTIR-BUTIR PEDOMAN PENGHAYATAN DAN PENGAMALAN PANCASILA Lima asas dalam Pancasila dijabarkan menjadi 36 butir pengamalan, sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. Butir-butir Pancasila ditetapkan dalam Ketetapan MPR No. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa. I. SILA PERTAMA : KETUHANAN YANG MAHA ESA 1. Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing

Konsep Taawun Dalam Asuransi Syariah

Konsep Taawun Dalam Asuransi Syariah

Agama

Konsep Taawun Dalam Asuransi Syariah Sebagian para ahli syariah meyamakan sistem asuransi syariah dengan sistem aqilah pada zaman Rasulullah SAW. Dr. Satria Effendi M.Zein dalam makalahnya mendefinisikan takaful dengan at takmin, at taawun atau at takaful (asuransi bersifat tolong menolong), yang dikelola oleh suatu badan, dan terjadi kesepakatan dari anggota untuk bersama -sama memikul suatu kerugian atau penderitaan yang mungkin terjadi pada anggotanya. Untuk kepentingan

Tabarru dan Tabungan

Tabarru dan Tabungan

Agama

Tabarru dan Tabungan Tabarru berasal dari kata tabarraa-yatabarra-tabarrawan, yang artinya sumbangan atau derma. Orang yang menyumbang disebut mutabarri (dermawan). Niat bertabbaru bermaksud memberikan dana kebajikan secara ikhlas untuk tujuan saling membantu satu sama lain sesama peserta asuransi syariah, ketika di antaranya ada yang mendapat musibah. Oleh karena itu dana tabarru disimpan dalam rekening khusus. Apabila ada yang tertimpa musibah, dana klaim yang diberikan

Kekalahan Jepang Atas Sekutu

Kekalahan Jepang Atas Sekutu

Agama

Kekalahan Jepang Atas Sekutu           Sejak tahun 1943,Jepang mulai mengalami kekalahan kekalahan,banyak wilayah Jepang jatuh ke tangan Sekutu.Pangkalan militer Jepang di Okinawa dan Iwojima telah bobol dan diduduki Sekutu,kemudian Kepulauan Saipan dan Mariana pada tahun 1944.         Pada 7 Agustus 1945,BPUPKI diganti menjadi PPKI,diketuai oleh Ir.Soekarno dan Moh.Hatta

Dasar Hukum Jual Beli Salam

Dasar Hukum Jual Beli Salam

Agama

Dasar Hukum Jual Beli Salam   1. Dasar Hukum Jual Beli Salam dalam Al-Qur’an yaitu QS. al-Baqarah ayat 282: “Hai orang yang beriman! Jika kamu bermu’amalah tidak secara tunai sampai waktu tertentu, buatlah secara tertulis…”. QS. al-Ma’idah ayat 1: “Hai orang yang beriman! Penuhilah akad-akad itu….” 2. Dasar Hukum Jual Beli Salam dalam Hadis Nabi

Kaidah-Kaidah Khusus Dalam Bidang Muamalah

Kaidah-Kaidah Khusus Dalam Bidang Muamalah

Agama

Kaidah-Kaidah Khusus Dalam Bidang Muamalah   Kaidah dalam Bidang Muamalah Di antara kaidah khusus dalam bidang muamalah adalah sebagai berikut: 1. Hukum asal dalam semua bentuk muamalah adalah boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Maksud kaidah ini yaitu: bahwa dalam setiap muamalah dan transaksi, pada dasarnya boleh, seperti jual beli, sewa menyewa, gadai, kerjasama,

Probabilitas dapat diperkirakan

Probabilitas dapat diperkirakan

Agama

Probabilitas dapat diperkirakan Tujuan yang bersifat minimax dan minmin sebetulnya faedahnya hanya sedikit bagi manejer risiko. Dengan menganut obyektif tersebut, manejer yang minimixer cendrung memacu pada pembelian asuransi, sementara yang miniminer cendrung tidak membeli asuransi. Mereka telah mengabaikan informasi tentang distribusi probabilitas dari pada outcome. Jika kita misalkan manejer risiko memperkirakan kans kerugian adalah 3/100 tanpa

Penemuan Hukum

Penemuan Hukum

AgamaPerkebunan

Penemuan Hukum             Penemuan hukum, pada hakekatnya mewujudkan pengembanan hukum secara ilmiah dan secara praktikal. Penemuan hukum sebagai sebuah reaksi terhadap situasi-situasi problematikal yang dipaparkan orang dalam peristilahan hukum berkenaan dengan dengan pertanyaan-pertanyaan hukum (rechtsvragen), konflik-konflik hukum atau sengketa-sengketa hukum. Penemuan hukum diarahkan pada pemberian jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tentang hukum

Doa Tahajud dan Dasar Hukumnya

Agama

Doa Tahajud dan Dasar Hukumnya Dalil Mengenai Sholat Tahajud Ayat Al Qur’an terkait salat tahajjud: “Dan pada sebagian malam hari bersalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji” (QS : Al-Isro’ : 79) Hadits terkait salat tahajjud:“Perintah Allah turun ke langit dunia di waktu tinggal sepertiga akhir dari waktu

Sholat Tahajud (Pembahasan Lengkap)

Agama

Sholat Tahajud (Pembahasan Lengkap) Pengertian Sholat Tahajud Masuk-islam.com – Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, dimulai setelah isya hingga terbit fajar atau menjelang subuh, dan setelah tidur, walaupun tidurnya hanya sebentar,hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam makna “Tahajud” yaitu “Bangun dari Tidur”. Jadi syarat untuk melaksanakan sholat tahajud adalah