Cara Menanam Pala

Cara Menanam Pala

Cara Menanam Pala

Cara Menanam Pala

Untuk tanah-tanah yang belum pernah ditanami, pembabatan semak belukar dan penebangan pohon-pohon sebaiknya dilakukan pada musim kemarau,hal ini untuk mencegah cepatnya tumbuh kembali semak belukar.Pengolahan tanah dimaksudkan untuk menggemburkan tanah, menciptakanareal yang beraerasi (peredaran udaranya) baik serta membersihkan akar dan sisa-sisa tanaman. Untuk areal yang miring, harus dibuat teras-terusuntuk mencegah terjadinya erosi.

Lubang dan Jarak Tanam

Lubang tanam harus sudah dipersiapkan 1 bulan sebelum tanam, minimaldengan ukuran 60 X 60 X 60 cm, untuk tanah-tanah yang unsur liatnyabanyak, ukuran lubang tanam boleh dibuat lebih besar lagi misal 1 X 1 meter.Dalam menggali lubang, lapisan tanah bagian atas harus dipisahkan denganlapisan tanah bagian bawah, karena keduanya mempunyai kandunganunsure yang berbeda. Setelah 1 – 2 minggu kemudian tanah galian tadidimasukkan kembali ke dalam lubang. Lapisan tanah bagian bawahdimasukkan terlebih dahulu, baru kemudian lapisan tanah bagian atas yangsudah diberi pupuk kandang/kompos 1 – 2 kaleng. Dua atau tiga minggukemudian, penanaman bibit dapat dilakukan. Jarak antara lubang tanam,pada tanah datar dianjurkan 9 X 10 m dan pada tanah berbukit 9 X 9 m.

Bibit

Bibit yang ditanam adalah yang telah berumur 1 – 2 tahun (bila bibit daribiji/okulasi), bibit yang berasal dari cangkokan segera bisa ditanam setelahakarnya dipandang cukup kuat untuk dipindahkan ke pertanaman.

PEMELIHARAAN

Untuk mencapai hasil yang maksimal dari tanaman yang diusahakan, makapemeliharaan merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan, antaralain dalam hal:- Pohon pelindung, tanaman muda umumnya kurang tahan terhadap panassinar matahari. Oleh karena itu untuk menghindari kerusakan tanaman, perludipersiapkan pohon pelindung yang cukup. Setelah tanaman bertambahbesar, pohon pelindung dapat diperpanjang.- Penyulaman, bibit yang mati atau tidak normal pertumbuhannya harussegera diganti.- Penyiangan, ini harus dilakukan secara teratur, untuk menghindaripersaingan dalam pengambilan unsur hara antara tanaman pala denganrumput atau tumbuhan pengganggu lainnya.

Penyiangan ini bisa dimulai 2- 3 bulan setelah penanaman, pucuk dan daun-daun baru telah mulai tumbuh(ini berarti pertumbuhan tanaman telah cukup kuat).- Pemupukan, penambahan unsur hara yang habis terserap oleh tanamanmutlak diperlukan. Hal ini untuk menjamin agar tanaman tumbuh dengan baikdan berproduksi tinggi. Pupuk yang diberikan bisa pupuk organic (kompos,pupuk kandang) dan atau pupuk anorganik (urea, ZA, TSP, KCL, NPK dll).Jenis dan dosisnya disesuaikan dengan kondisi tanaman atau mintalahpetunjuk pada PPL setempat. Cara pemupukannya dibenamkan dalam paritsedalam 2 – 10 cm, melingkari batang tanaman (selebar kanopi).- Pengendalian tanaman pengganggu/gulma, hampir disetiap kebun adagulma yang jika dibiarkan sangat merugikan. Oleh karenanyapertumbuhannya harus dikendalikan. Penggunaan herbisida bisa dilakukan,

namun efisiensinya perlu diperhitungkan. Karena rekomendasi penggunaanherbisida (jenis dan dosisnya) di setiap daerah mungkin berbeda, maka untuklebih jelasnya hubungi petugas PPL setempat.

HAMA DAN PENYAKIT

a. Hama-Hama

1. Penggerek batang
Tanda-tanda serangan berupa terdapatnya lubang gerekan pada batang,dengan diameter 1,5 – 2,0 cm, dari lubang ini keluar serbuk-serbuk kayu.Akibatnya dapat mematikan tanaman pala.Cara pemberantasannya : dengan menginjeksi pestisida sistemik ke dalambatang tanaman (Dimicron 100 EC atau Tamaron 50 EC). Cara lainnyadengan menakik lubang gerekan kemudian membunuh hamanya ataumenutup lubang gerakan dengan kayu.

2. Kumbang
Berukuran kecil menyerang buah pala yang telah jatuh, imago menggerekbuah kemudian meletakkan telur di dalamnya, yang selanjutnya akanberkembang menjadi lundi yang dapat menggerek buah secara keseluruhan.Cara pencegahannya, buah yang telah dipetik harus segera dikeringkan.3. RayapSerangannya dimulai dari akar, kemudian pangkal batang dan seterusnyamengikuti batang bagian dalam, sehingga seluruh bagian batang dapatterserang. Tanda khusus yang dapat dilihat, adalah terjadinya bercak hitampada permukaan batang. Bila bercak hitam itu dikupas, maka akan kelihatansarang serta saluran yang dibuat oleh rayap di dalamnya.

Serangan rayap ini, banyak dijumpai pada kebun-kebun yang kurang bersih dari semak dantanggul-tanggul pohon.Cara pencegahannya, dengan menyemprotkan pestisida pada tanah danpangkal batang untuk mencegah naiknya rayap ke batang pohon. Caralainnya adalah dengan menyemprotkan pestisida ke bercak hitam yang telahdibuka, sehingga pestisida akan merembes ke dalam sarang dan saluran-saluran yang dibuat rayap.

b. PenyakitPenyakit pecah buah atau terbelah putih, penyakit ini disebabkan olehcendawan Coryneum myristicae yang menyebabkan buah terbelah karenapertumbuhan daging buah terhambat, sehingga tidak dapat mengimbangipertumbuhan fuli dan biji, yang akhirnya akan jatuh sebelum tua.Tanda-tandanya : pada bagian luar daging buah yang berumur 5 – 6 bulan,terdapat bercak-bercak kecil berwarna ungu kecoklatan. Bercak-bercak iniakan bertambah besar dan kemungkinan berubah menjadi hitam. Carapencegahannya; dengan membuat saluran pembuangan air (drainase) yangbaik atau melakukan pengasapan belerang di bawah pohon dengan dosis100 gram belerang/pohon. Buah-buah yang terserang segera dibuang danditanam dalam tanah. Melakukan penyemprotan dengan fungisida.

PANEN

Tanaman pala mulai berbuah pada umur 7 tahun, dan pada umur 10 tahunsudah berproduksi secara menguntungkan. Produksinya akan terusmeningkat dan pada umur 25 tahun mencapai produksi tertinggi. Hal iniberlangsung terus sampai tanaman berumur 60 – 70 tahun.

Dalam setahun tanaman pala dapat di petik dua kali, yang setiap daerahbiasanya waktunya tidak sama. Umumnya buah pala dipanen setelah cukuptua, yang di tandai dengan merekahnya buah, umurnya + 6 bulan sejakberbunga.Cara pemetikannya bisa dengan galah yang ujungnya diberi keranjang, ataulangsung memanjat pohon untuk memungut dan memilih buah yang betul-betul tua. Buah yang telah dipetik, segera diperlakukan sesuai keperluannya,hal ini untuk menghindari serangan hama dan penyakit.Dalam setiap tahun, panen pala dilakukan 2 periode, dimana setiap daerahwaktu pemetikannya tidak sama.

Baca juga: Kandang Ayam Petelur

Di daerah Fak-Fak misalnya, mengenal 3musim pemetikan yaitu musim barat, musim matahari (kemarau) dan musimTimur.a. Musim Barat : dimulai pada daerah pantai ( + bulan Oktober), dua bulankemudian didaerah pegunungan. Biasanya buah-buah yang dipetik padamusim barat ini Kualitasnya baik.b. Musim Timur : didaerah pantai dimulai bulan Maret, sedang didaerahpegunungan dimulai bulan Juni. Buah yang dipanen pada musim ini kwalitaspala dan fulinya lebih rendah, dibandingkan yang di panen pada musim barat.c. Musim Matahari : adalah musim pemetikan tambahan yang dilakukan diluar musim barat dan musim timur.

PENGOLAHAN

Agar diperoleh mutu hasil yang baik, maka perlu dipetik buah yang benar-benar tua/telah membelah. Buah pala yang telah jatuh ke tanah atau bekasdimakan burung, umumnya merupakan buah yang tua juga, tetapi hasilfulinya tidak dapat diharapkan.
Urut-urutan bagian buah pala dari luar ke dalam terdiri atas:- Kulit buah.- Daging buah.- Fuli (arillus).- Kulit biji (cangkang).- Biji.