Bunga Majemuk Tak Berbatas

Bunga Majemuk Tak Berbatas

Bunga Majemuk Tak Berbatas

Bunga Majemuk Tak Berbatas
Bunga Majemuk Tak Berbatas

Bunga Majemuk Tak Berbatas

Atau Nama Latinnya ( inflorescentia racemosa, inflorescentia botryoides, inflorescentia centripetal ) adalah bunga majemuk yang ibu tangkainya dapat tumbuh terus, dengan cabang-cabang yang dapat bercabang lagi atau tidak , dan mempunyai susunan “acropetal” (semakin muda semakin dekat dengan ujung ibu tangkai), dan bunga-bunga pada bunga majemuk ini mekar berturut-turut dari bawah ke atas. Dalam golongan ini dapat pula dibedakan lagi menjadi :
1. ibu tangkainya tidak bercabang-cabang, sehingga bunga (bertangkai atau tidak) langsung terdapat pada ibu tangkainya. Misalnya :

§ tandan (racemes botrys), jika bunga bertangkai nyata, duduk pada ibu tangkainya, misalnya pada kembang merak (Caesalpinia pullcerrima Sartz).
§ Bulir (Spacia), seperti tandan tetapi bunga tidak bertangkai, misalnya bunga jarong (Stachytarpheta jamaicinsis Vhal.)
§ Untai atau bunga lada (Amentum), seperti bulir tetapi ibu tangkai hanya mendukung bunga-bunga yang berkelamin tunggal, dan runtuh seluruhnya (Bunga majemuk yang mendukung bunga jantan, yang betina menjadi buah), misalnya pada sirih (Piper betele L.)
§ Tongkol (spadix), seperti bulir tetapi ibu tangkai besar, tebal dan sering kali berdaging, misalnya pada jagung (Zea mays L.)
§ Bunga Payung (Umbrella), yaitu suatu bunga majemuk tak berbatas, yang dari ujung ibu tangkainya mengeluarkan cabang-cabang yang sama panjangnya, bunga paying terdapat pada tumbuhan suku Umbelliferae misalnya daun, kaki kuda (Centella asiatica Urb.).

§ Bunga Cawan (Corymbus atau anthodium)< yaitu suatu bunga majemuk yang ujung ibu tangkainya lalu melebar dan merata, sehingga mencapai bentuk seperti cawan ( ada pula kalanya tidak begitu lebar dan rata sehingga bentuk cawan tidak begitu nyata), dan pada bagian itulah tersusunbunga-bunganya.

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/bagian-bagian-bunga/

Pada bunga cawan terdapat dua macam bunga yaitu :

1. Bunga Pita

bunga yang mandul yag terdapat sepanjang tepi cawan, oleh sebab dinamakan pula bunga pilar (flos marginalis), yang sering kali mempunyai mahkota yang berbentuk pita, oleh sebab itu dinamakan bunga ita (Flos ligulatus).

2. Bunga Tabung

yaitu bunga yang terdapat diatascawan sendiri (Flos disci), seringkali kecil dan berbentuk tabung, oleh sebab itu dinamakan Bunga Tabung.

§ Bunga Bongkol (Capitulum) suatu bunga majemuk yang menyerupai bunga cawan, tetapi tanpa daun-daun pembalut dan ujung ibu tangkai biasanya membengkak sehingga bunga majemuk seluruhnya berbentuk seperti bola. Bentuk bunga majemuk yang demikian ini umumnya terdapat pada tumbuhan suku Mimosaceae ,misalnya lamtoro (Leucaena glauca Benth).
Bunga Periuk (Hypanthodium) bunga ini dapat dibedakan menjadi dua bentuk yaitu , ujung ibu tangkainya menebal, berdaging, mempunyai bentuk seperti gada, sedang bunga-bunganya terdapat meliputi seluruh bagian yang menebal tadi, sehingga tercapai bentuk bulat, misalnya pada nangka (Artocarpus integer Merr) dan yang kedua ibu tangkai menebal berdaging, membentuk badan yang menyerupai periuk, misalnya marga lo ( Ficus sp). Dalam golongan ini dapat lagi dibedakan:

I. Ibu tangkai tidak bercabang-cabang, sehingga bunga (bertangkai atau tidak) langsung terdapat pada ibu tangkainya. Dalam golongan ini dapat dibedakan menjadi:

a. Tandan (racemus atau botrys), jika bunga bertangkai nyata, duduk pada ibu tangkainya. Kita dapat pula mengatakan ibu tangkai bercabang, dan cabang-cabangnya masih mendukung satu bunga pada ujungnya. Contoh:
b. Bulir (spica), seperti tandan tetepi bunga tidak bertangkai. Contoh: lengkuas (Zingiber officinale)
c. Untai atau bunga lada (amentum), seperti bulir tetapi ibu tangkai hanya mendukung bunga-bunga yang berkelamin tunggal, dan runtuh seluruhnya (bunga majemuk yang mendukung bunga jantan, yang betina menjadi buah). Contoh: pada sirih (Piper betle L.)
d. Tongkol (spadix), seperti bulir, tetapi ibu tangkai besar, tebal, dan sering kali bergading. Contoh: Jagung (Zea mays L.), tetapi hanya pada bunga betina,
Pada suatu bunga tongkoi seringkali terdapat seludang bunga yang indah dan menarik warnanya, yang selain berguna untuk menarik serangga, juga merupakan perangkap bagi serangga yang mengunjungi bunga ini. Pada sebuah tongkol, bunga betinanya terdapat dibagian atas, sedang bunga jantan di bagian bawah, dan diantara kedua jenis bunga itu seringkali terdapat bunga-bunga yang mandul, seperti pada iles-iles (Amorphopallus variabilis BI.) dan tumbuhan yang tergolong suku Araceace pada umumnya.
e. Bunga payung (umbella), yaitu suatu bunga majemuk tak terbatas, yang dari ujung ibu tamgkainy mengeluarkan cabang-cabang yang sama panjangnya. Masing-masing cabang mempunyai suatu daun pelindung pada pangkalnya, dank arena pangkal daun sama tinggi letaknya, maka tampak seakan-akan pada pangkal cabang-cabang tadi seperti terdapat daun-daun pembalut. Contoh:
Pada suatu bunga paying cabang-cabang ibu tangkai masing-masing dapat mengulangi cara percabangan ibu tangkainya, hingga dengan demikian terjadi bunga paying yang bertingkat, yang lazimnya lalu disebut Bunga payung majemuk, seperti terdapat pada wortel (Daucus carota L.)

1. f. Bunga bongkol (capitulum),suatu bunga majemuk yang menyerupai bunga cawan, tetapi tanpa daun-daun pembalut, dan ujung ibu tangkai biasanya membengkak, sehingga bunga majemuk seluruhnya berbentuk seperti bola. Bunga-bunga yang duduk di bagian membengkak tadi seringkali mempunyai sisik (palea) pada pangkal, jadi sisik itu terletak pada bongkolnya (ujung ibu tangkai yang membengkak tadi). Bentuk tumbuhan suku Mimosaceae,misalnya petai (Parkio speciosa Hassk.)

2. g. Bunga periuk (hypanthodium). Bunga ini dapat dibedakan dalam dua bentuk, yaitu:

2. 2 Ibu tangkai bercabang-cabang, dan cabang-cabangnya dapat bercabang lagi, sehingga bunga-bunga tidak terdapat pada tangkainya. Dalam golongan ini disebut :
a. Malai (Panicula) : ibu tangkainya mengadakan percabangan secara monopodial, demikian pula cabang-cabangnya, sehingga suatu malai dapat dikatakan dengan suatu tandan majemuk. Misalnya bunga mangga (Mangifera indica L.)
b. Malai Rata ( Corymbus ramosus) : ibu tangkai mengadakan percabangan, demikian pula seterusnya cabangnya, tetapi cabang-cabang tadi mempunyai sifat sedemikian rupa seakan-akan bunga majemuk ini terdapat pada suatu bidang datar misalnya bunga asoka (Ixora grandiflora Zoll.et Mor.)
c. Bunga Paying Majemuk (Umbrella compasita) yaitu suatu bunga paying yang tersusun dapat pula dikatakan sebagai bunga payung, yang bagian-bagiannya berupa payung kecil (Umberella) misalnya pada adas (Foeniculum vulgare Mill).
d. Bunga Tongkol Majemuk yaitu bunga tongkol yang ibu tangkainya bercabang-cabang dan masing-masing cabang merupakan bagian dengan susunan seperti tongkol pula, misalnnya kelapa (coconus nucifera L.)
e. Bulir Majemuk, jika ibu tangkai bunga bercabang-cabang dan masing-masing cabang mendukung bunga-bunga dengan susunan seperti bulir, misalnya bunga berbagai jenis rumput (Gramineae).