Begini Rincian Dana 20 Persen Pendidikan di 2018

Begini Rincian Dana 20 Persen Pendidikan di 2018

Begini Rincian Dana 20 Persen Pendidikan di 2018

Begini Rincian Dana 20 Persen Pendidikan di 2018
Begini Rincian Dana 20 Persen Pendidikan di 2018

Kementerian Pendidikan mendapatkan alokasi anggaran 20 persen Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar 20 persen. Namun tak seluruh dana itu akan digunakan untuk pembangunan dan program prioritas pendidikan.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didi Suhardi menjelaskan dana fungsi pendidikan terbagi dua di pusat dan di daerah. Dana di pusat hanya 9,6 persen dan sebanyak 65 persen dana ada di daerah. Dan lainnya dana terdistribusi di Kementerian Agama, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta 17 kementerian lain yang memanfaatkan dana fungsi pendidikan. Serta untuk Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP).

“Jadi 20 persen itu tersebar, tidak di kementerian atau di kami semua. Paling besar untuk Pendidikan Dasar dan Menengah, guru, dan PAUD,” kata Didi dalam Forum Merdeka Barat 9 Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Jumat (18/8).

Lalu rincian biaya pendidikan dan program prioritas tahun 2018 untuk apa saja? Menurut Didi ada delapam program besar di antaranya untuk Pendidikan Dasar dan Menengah, PAUD, penelitian dan pengembangan, bahasa, pelestarian budaya, guru dan tenaga pendidikan, dan lainnya sejalan dengan program Indonesia Pintar.

Pogram Prioritas 2018

1. Akses Pendidikan
Pembangunan Sekolah Baru

Sasarannya akan dibangun 73 unit sekolah baru dan 4904 ruang kelas baru.

 

Pembangunan atau rehabilitasi 21.287 ruang kelas baru. Pembangunan perpustakaan sebanyak 2515 unit.

“Prioritas untuk daerah terpencil dan pinggiran atau terluar. Kami tambah daya tampung sekolah yang daya tampung ya belum optimal,” kata Didi.

2. Guru dan Tenaga Pendidikan
Sertifikasi bagi 25 ribu guru. Kemudian 128.626 guru akan menjalankan peningkatan program kompetensi. Sebanyak 222.204 guru juga akan diberikam tunjangan profesi guru, naik 100 persen dibanding tahun lalu.

“Sebab guru jika ingin dapat tunjangan profesi, harus dapat sertifikat dulu,” katanya.

 

3. Akreditasi Sekolah
Akreditasi sekolah setiap 5 tahun harus diupdate. Tahum 2018 ada 57 ribu lembaga.

4. Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Tahun 2018 sasarannya bagi 17.926.308 anak.

5. Sekolah Kejuruan

Pembangunan ruang kelas baru SMK sebanyak 1500 ruang. Dan pembangunan gedung SMK baru sebanyak 25 unit.

 

6. Pendidikan Karakter dan Penguatan Kebudayaan
Pendidikan karakter ditargetkan untuk 1684 sekolah. Revitalisasi desa adat 118 desa. Revitalisasi museum 37 unit.

7. Lema/Pengayaan Kata
Indonesia baru mempunyai 130 ribu kata. Kemdikbud akan menambah 30 ribu lebih Lema kosakata baru.

 

Sumber :

https://www.givology.org/~danuaji/blog/694053/