Analisa Citra Landsat 8

Analisa Citra Landsat 8

Analisa Citra Landsat 8

Analisa Citra Landsat 8

Pengolahan citra penginderaan jauh akan dikenal dengan menggunakan Image Analysis (IA) yang merupakan sebuah ekstension ArcView yang dibuat oleh ERDAS (developer dari perangkat lunak pengolahan citra penginderaan jauh yang banyak dipakai). Hasil pengolahan citra penginderaan jauh nantinya bisa dianalisa bersama-sama dengan data SIG lain menggunakan ekstension Spatial Analyst.

Perlu diingat bahwa IA bukan merupakan sebuah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk pengolahan citra sederhana dengan mengunakan platform ArcView (Lillesand, 1998).

Adapun hal-hal yang bisa dikerjakan oleh IA diantaranya adalah:

 

  1. Mengimpor citra (dalam bentuk data raster) untuk digunakan dalam ArcView.
  2. Mengklasifikasikan sebuah citra menjadi beberapa kelas tipe penutupan lahan seperti vegatasi.
  3. Mempelajari beberapa citra dari periode pengambilan yang berbeda untuk menentukan area yang mangalami perubahan.
  4. Mencari daerah dengan ttingkat kerapatan vegetasi tertentu dari sebuah citra.
  5. Menajamkan kenampakan sebuah citra dengan cara menyesuaikan kontras dan tingkat kecerahan atau dengan merentangkan histrogram.
  6. Merektifikasi sebuah citra terhadap sebuah peta acuan supaya posisi koordinat lebih akurat.

Citra landsat 8 merupakan generasi terbaru menggantikan landsat 7 yang memiliki sensor Onboard Operational Land Imager (OLI) dan Thermal Infared Sensor (TIRS) dengan jumlah kanal sebanyak 11 dimana kanal 1-9 berada pada OLI dan kanal 10 dan 11 pada TIRS. Data citra satelit landsat 8 memiliki resolusi spasial 30 m untuk kanal 1, 2, 3,-9 sedangkan kanal panachromatic memiliki resolusi spasial 15 m. Selain beresolusi spasial 30 m dan 15 m, pada kanal 10 dan 11 yang merupakan kanal TIR-1 dan TIR-2 memiliki resolusi spasial 100 m.

Kelebihan data landsat 8 adalah kanal Near Infra Red (NIR-Kanal 5) sehingga dengan menggunakan kombinasi RGB yang tepat (Khormarudin et al., 2015).

Region of Interest

Region of Interest adalah suatu bagian dari citra yang dipilih untuk kemudian diproses. Daerah tersebut dibedakan dengan menggunakan klasifikasi dan masking. Jika piksel pada mask sama dengan nol, proses tidak dijalankan. Setelah daerah yang diinginkan ditemukan, daerah tersebut ditandai dengan kotak untuk membatasi daerah yang akan dikenali.

Proses Region of Interst (ROI) berbeda dengan block processing yang mana memilih bagian citra yang merupakan bagian citra yang digunakan dalam pengolahan citra. Dalam ROI, citra dapat didefiniskan lebih dari satu region (bagian). Bagian tersebut dapat berbentuk polygon yang berupa piksel yang contiguous atau berupa range dari intensitas.

Dengan kata lain, piksel tidak harus selalu continguous, ROI sangat membantu untuk segmentasi dalam lebih mudah dikenali, karena objek sudah akan dibagi dalam region-region tertentu sesuai dengan citra objeknya (Tobing, 2018).

Klasifikasi Citra Multispektral

Klasifikasi digunakan untuk mengelompokkan kenampakan-kenampakan tertentu yang memilki kesamaan nilai spektral atau feature lain, berdasarkan asosiasi, ukuran, dan lain sebagainya.

Klasifikasi citra adalah suatu teknik yang diguakan untuk menghilangkan informasi rinci dari datta input untuk menampilkan pola-pola penting atau distribusi spasial untuk mempermudah interpretasi dan analisis citra sehingga dari citra tersebut diperoleh informasi yang bermanfaat atau sesuai dengan keperluan. Untuk pemetaan penutupan lahan, hasilnya bisa diperoleh dari proses klasifikasi multispektral citra satelit (Hamli, 2015).

Klasifikasi multispektral adalah alogaritma yang dirancang untuk menyajikan informasi tematik dengan cara mengelompokkan fenomena berdasarkan satu kriteria yaitu nilai spektral. Klasifikasi ini diawali dengan menentukan nilai piksel tiap objek sebagai sampel. Selanjutnya nilai piksel dari tiap sampel tersbut digunakan sebagai masukkan dalam proses klasifikasi. Perolehan informasi tutupan lahan diperoleh berdasarkan warna pada citra, analisis statik dan analisis grafis.

 

Sumber: https://hon.co.id/kominfo-akan-blokir-whatsapp-jika-tidak-tangani-konten-porno/