Alasan Usaha Budidaya Sengon

Alasan Usaha Budidaya Sengon


Di daerah Pati memiliki lahan yang cocok sekali untuk ditanami sengon. Lokasi relatif datar dengan kemiringan maksimum 25%, dan ketinggian tempat antara 10-800m dpl, dengan curah hujan tahunan rata-rata 2.000-4.000 mm.Lapisan solum tanah cukup tebal.Sengon memiliki prospek menjanjikan untuk dibudidayakan baik sekala kecil maupun besar. Hal itu di dukung oleh faktor-faktor berikut:
1. Cepat Panen
Tidak seperti bisnis kayu keras lainnya, bisnis sengon itu cepat panen. Ini artinya cepat mendatangkan keuntungan. Hanya perlu waktu lima atau enam tahun untuk bisa memanen. Bahkan, menikmati bisnis sengon bisa dimulai pada tahun ketiga (penjarangan tahap pertama, saat itu kita memanen 10% dari pohon tertananam) dan tahun keempat (penjarangan tahap kedua di mana kita memanen sebanyak 10%).

2. Investasi Murah
Siapapun bisa memasuki bisnis sengon. Ini disebabkan karena investasinya murah. Per hektare membutuhkan total nilai investasi sampai panenhanya Rp 90.000.000,-
3. Mudah Pemeliharaan
Memelihara sengon itu gampang. Masyarakat Desa yang sudah turun temurun menanam sengon secara tradisional, biasanya hanya memelihara sampai setinggi 2 meter, yang penting sudah tidak dijangkau oleh kambing (Kambing adalah musuh utama sengon pada tahun pertama), setelah itu benar-benar ditinggal dan lima tahun kemudian bisa panen. kenapa ini bisa terjadi? karena Sengon pada hakekatnya mudah memeliharanya. Pola pemeliharaan tradisional seperti ini tentu hasilnya tidak optimal, biasanya lima tahun hanya mendapapat diameter 15 Cm.
Sengon bisa hidup dijenis tanah apa saja, kecuali tanah berlumpur. Sengon juga tidak membutuhkan air banyak. Cukup ketika menanam pas di musim hujan (biasanya Desember – Februari plus tiga minggu terakhir bulan April). Asal kena hujan minimal tiga kali dalam seminggu setelah ditanam Sengon bisa hidup normal.
4. Daya Hidup Tinggi
Sengon juga mempunyai karakteristik unik; Mempunyai Daya Hidup Tinggi. Menanam sengon tidak perlu risau, tidak perlu perlakuan khusus. Misalnya ketika dalam proses pengangkutan bibit ke lokasi tanam ada yang patah batang, Sengon masih bisa ditanam karena dalam waktu singkat bisa tumbuh trubus baru.

sumber :

https://dogetek.co/seva-mobil-bekas/