4 Golongan Pemilih Wajib Dilayani KPPS

4 Golongan Pemilih Wajib Dilayani KPPS

4 Golongan Pemilih Wajib Dilayani KPPS

4 Golongan Pemilih Wajib Dilayani KPPS
4 Golongan Pemilih Wajib Dilayani KPPS

BANDUNG-Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat,

Nina Yuningsih menjelaskan, ada empat golongan pemilih yang wajib dilayani oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam pelaksanaan Pemungutan Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014 yang digelar tanggal 9 April 2014.

“Pemungutan suara pada Pemilu Legislatif 2014 akan dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Sedangkan penghitungan suara dilakukan mulai pukul 13.30 WIB sampai selesai,” kata Nina Yuningsih pada Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten/Kota se-Jawa Barat di Hotel Grand Preanger, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (3/4).

Nina menjelaskan, keempat golongan pemilih tersebut adalah pertama, pemilih

yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kedua, pemilih yang masuk dalam DPT tambahan atau DPTtb, yaitu pemilih DPT yang pindah TPS karena alasan tertentu (tugas, inap rumah sakit, penghuni LP, tugas belajar, pindah dan terkena bencana). Ketiga, pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTtb, yaitu pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). Keempat, pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPTtb dan DPK.

“Pemilih DPKtb datang ke TPS di wilayah domisilinya dengan membawa KTP

dan KK atau paspor,” katanya.

Menurut Nina, setiap pemilih diberikan 4 jenis surat suara, yaitu surat suara DPR RI berwarna kuning, surat suara DPD berwarna merah, surat suara DPRD Provinsi berwarna biru dan surat DPRD kabupaten/kota berwarna hijau. Pemilih dari TPS lain diberikan 4 surat suara yang berisi caleg yang mewakili daerah tempat TPS tersebut. Bagi pemilih dari rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan dapat memilih di TPS yang dibangun dalam rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan. Sedangkan pemilih dari rumah sakit dapat memilih di TPS terdekat dan difasilitasi oleh petugas KPPS.

Untuk melayani pemilih yang sedang menjalani penahanan di kepolisian sector, kepolisian resort/kepolisian resort kota dan kejaksaan, 2 (dua) orang anggota KPPS pada TPS yang terdekat dengan tempat penahanan pemilih tersebut mendatangi tempat penahanan setelah memperoleh ijin dari kepala kepolisian dan kepala kejaksaan bersangkutan. (enal)

 

Sumber :

https://insightmaker.com/article/169675/Understanding-Leadership-According-to-Experts